Senin, 16 November 2015

CARA MENGGUNAKAN XHTML DALAM WEBSITE

XHTML merupakan sebuah bahasa penyempurnaan dari HTML untuk merepresentasikan halaman website sebagai formulasi dari bahasa aplikasi XML. Representasi bahasa XHTML sangat konsisten dengan bahasa XML. Bahasa XML adalah aplikasi yang terbaru yang dirilis untuk memudahkan penulisan pada layar browser agar lebih mudah, fleksibel dan tidak baku. Dengan adanya aplikasi XML bahasa HTML masih bisa digunakan melalui XHTML karena pada prinsipnya masih ada kemiripan dan tidak terlalu banyak perbedaan, hanya upaya penyempurnaan saja. Jadi antara XML, XHTML dan HTML tidak terlalu berbeda, hanya ada sedikit perbedaan saja.

Kelebihan atau keuntungan yang didapat dari penyempurnaan HTML ke XHTML diantaranya sebagai berikut:
1. Seluruh tulisan atau dokumen yang ada pada aplikasi XHTML dapat dibaca, ditulis, diedit dan digunakan pada aplikasi XML sebagai aplikasi baru. 
2. Dengan adanya aplikasi XHTML penulisan pada layar browser akan lebih mudah dilakukan daripada pada aplikasi HTML. Perkembangan selanjutnya dari aplikasi XHTML akan lebih memudahkan penulisan pada browser, sekaligus dapat diakses dengan aplikasi XML.
Perbedaan mendasar dari File HTML dan XHTML diantaranya sebagai berikut:
1. Semua atribut atau elemen penulisan harus ditulis dalam bentuk huruf kecil.
2. Pada XHTML semua tag pembuka disyaratkan harus mempunyai tag penutup <tag>...</tag>, berbeda dengan aplikasi HTML ada sebagian tag yang tidak disyaratkan atau tidak ditulis dengan tag penutup seperti pada penggunaan tag <br> untuk membuat baris baru dan tag <hr> untuk pengaturan secara horizontal. Jadi pada aplikasi XHTML penulisan tag harus seperti ini: <br>...<br/>, atau <hr>...<hr/>, dengan tanda /> merupakan tanda penutupnya.
3. Seluruh atribut pada XHTML harus menggunakan atau mempunyai nilai, atribut tanpa menuliskan nilai tidak bisa digunakan pada XHTML.
4. Pernyataan nilai untuk atribut pada XHTML harus ditulis dalam tanda kutip.
5. Untuk atribut name dirubah ke dalam atribut “id”, jadi nama tag selalu dituliskan dengan atribut ‘id”, hal ini dilakukan agar penamaan untuk seluruh tag menjadi lebih konsisten.
6. Karakter-karakter berbentuk heksadesimal harus ditulis dimulai dengan:  &#x, seperti contohnya &#x0000:.

XML

XML (eXtensible Markup Language) dikeluarkan oleh W3C pada tahun 1998, dan merupakan bahasa yang sangat mirip dengan HTML namun dengan beberapa kelebihan atau keunggulan yang tidal dimiliki HTML. Tujuan dibuatnya  XML adalah supaya informasi dapat ditampilkan dengan format yang tidak baku, tidak seperti pada HTML dimana informasi dibuat dan dutampilkan dengan tag yang sudah baku, dan pembuatan HTML ditujukan hanya untuk menampilkan informasi saja.
Beberapa perbedaan XML dengan HTML diantaranya: pada XML penulisan nama tag dapat didefinisikan oleh penulis web sendiri, tidak seperti pada HTML harus menggunakan tag yang sudah baku, walaupun begitu XML masih memiliki persamaan dengan HTML diantaranya seperti pada penulisan tanda yang digunakan pada penulisan struktur tag, yang ditulis: “<...>” dan ditutup dengan tanada “</...>”. misalnya penulisan file XML sederhana seperti berikut ini:
<pengiriman>
<tujuan>Semarang</tujuan>
<tanggal> 1 Januari 2015</tanggal>
<nama_pengirim>Indra</nama_pengirim>
<pesan>saya sedang membuat tulisan dengan menggunakan XML</pesan>
</pengiriman>

Pada contoh di atas nama yang digunakan untuk tag dapat dibuat sendiri. Jadi pada dokumen XML nama tag tidak baku seperti pada HTML, atau dapat dibuat sendiri secara bebas asal menuliskan tag pembuka beserta penutupnya dengan tulisan yang sama. Adapun penulisan  isi pada informasi yang akan ditampilkan masih sama dengan HTML dimana informasi berada di antara tag pembuka dan tag penutup.



CARA MENGGUNAKAN XHTML DALAM WEBSITE Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Marivany . alwi

0 komentar:

Poskan Komentar

Demi kenyamanan bersama, tidak boleh memasang link dalam bentuk apapun, komentar yang berisi link tidak akan diterbitkan
Terimakasih

Direktori

direktori weblogger
Direktori WeBlog Indonesia